PemerintahKabupaten Sleman Bangun Rumah Layak Huni Dan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni 658 Unit Rumah. 27 Juli 2022. Berbagi di Facebook. Tweet di Twitter. Matriks Perbandingan Perubahan Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 100 Tahun 2020 Sebagaimana Telah Diubah Dengan Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor
DirekturPDAM Kabupaten Sleman, Dwi Nurwata mengatakan pihaknya akan berpartisipasi untuk membantu masyarakat, khususnya kaum disabilitas dan guru-guru PAUD. Jl. Magelang KM 8 , Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281. Email : [email protected] [email protected] Marketing & Adv. : Ratu +62 821-3813-4118 Resti +62 821-3813-3990. Link.
RumahDijual di Tempel, Sleman, Yogyakarta seharga Rp 475000800 dengan 3 Kamar Tidur dan 1 Kamar Mandi.Bisa Nego ️ KPR ️Strategis ️Agen Resmi & Terpercaya ️. Nomor Listing HO62D50170699DFID Jual Hunian Siap Bangun Type 50/156 Rp 475 jt di Jalan Magelang KM 16 Yogyakarta
PDAMSLEMAN KAB. SLEMAN. Home; Profile PDAM. Tentang PDAM; Struktur Organisasi; UPACARA PUNCAK HARI BHAKTI PDAM SLEMAN KE 24 02 NOVEMBER 2016. FAMILY GATHERING 9. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55511 . Telepon : (0274) 868667. Alamat Email : pdamsleman@gmail.com. Berita. Kenaikan Tarif Air Minum Tahun 2022 PDAM
Vay Tiền Nhanh Ggads. Yogyakarta ANTARA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika BMKG menyebutkan sembilan wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta berstatus waspada kekeringan meteorologis dengan potensi curah hujan rendah. "Sembilan wilayah waspada kekeringan meteorologis di DIY itu, yakni Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Kecamatan Sentolo Kulon Progo, Kecamatan Sedayu, Pandak, Imogiri Bantul, Kecamatan Patuk, Playen, Wonosari, Nglipar Gunungkidul," kata Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta Reni Kraningtyas dalam keterangannya di Yogyakarta, Sabtu. Menurut Reni, status waspada kekeringan meteorologis berdasarkan hasil pemantauan curah hujan di DIY hingga tanggal 10 Juni 2023. "Sembilan kecamatan dengan status waspada tersebut telah mengalami hari tanpa hujan lebih dari 21 hari dengan prakiraan curah hujan rendah di bawah 20 mm per dasarian," katanya. Di wilayah tersebut, kata dia, peluang terjadi kekeringan mencapai 70 persen. Ia menjelaskan kekeringan meteorologis adalah berkurangnya curah hujan dari keadaan normal. "Berkurangnya curah hujan dalam jangka waktu yang panjang dengan kurun waktu bulanan, dua bulanan, dan seterusnya," kata dia. Menurut dia, ancaman kekeringan berpotensi menimbulkan sejumlah dampak seperti di sektor pertanian dengan sistem tadah hujan. "Selain itu, ketersediaan air tanah berkurang, terjadi kelangkaan air bersih, dan peningkatan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan," kata dia. Oleh karena itu, kata Reni, diperlukan kewaspadaan dan upaya antisipasi dari masyarakat setempat terkait dampak bencana kekeringan. Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta Etik Setyaningrum menambahkan bahwa periode status waspada kekeringan di DIY tersebut berlaku hingga sepuluh hari ke depan atau dasarian kedua Juni 2023. "Setelah itu, status bisa berubah menjadi tidak ada peringatan di daerah tersebut atau naik level status, tergantung kondisi iklim ke depan," kata Etik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DIY telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk mengantisipasi kelangkaan air bersih saat memasuki musim kemarau. Manajer Pusat Pengendalian Operasi Pusdalops BPBD DIY Lilik Andi Aryanto mengatakan upaya mitigasi telah dibahas dalam rapat koordinasi bersama BPBD kabupaten/kota se-DIY, Dinas PUP-PESDM DIY, serta Dinas Sosial DIY. "Masing-masing kabupaten menyampaikan telah mempersiapkan diri untuk distribusi air apabila dibutuhkan," ujar dia. Selain itu, BPBD DIY juga telah menyiagakan sekitar relawan pemadam kebakaran untuk mencegah potensi bencana kebakaran selama musim kemarau.
Sleman Antara Jogja - Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, meluncurkan air minum dalam kemasan bermerek "Daxu", Sabtu, untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat. Direktur PDAM Kabupaten Sleman Dwi Nurwanta mengatakan bahwa air minum dalam kemasan AMDK yang diberi merek Daxu tersebut ditargetkan memproduksi 20 hingga 25 ribu karton pada produksi tahun pertama. "Kami memproduksi empat jenis AMDK yaitu cup, botol ukuran 330ml dan 600 ml, serta galon. Produksi kemasan cup dan botol 330ml yang kami pasarkan dalam karton isi 48 cup, sementara untuk lingkungan sendiri," katanya. Menurut dia, untuk pemasaran rencananya dalam jangka waktu satu hingga dua tahun ke depan masih di lingkup lokal Kabupaten Sleman, namun tidak menutup kemungkinan jika permintaan pasar meningkat PDAM akan meningkatkan produksi dan melakukan ekspansi keluar wilayah Kabupaten Sleman. "Kami berharap proses perizinan selesai tahun depan. Sementara kami hanya memproduksi cup dan botol karena kedua produk tersebut potensial dipasarkan di lingkup instansi Pemkab Sleman. Untuk kemasan galon akan kami produksi tahun depan," katanya. Ia mengatakan persaingan yang semakin ketat dari merek lain dalam bisnis air mineral tidak menjadi ancaman karena hadirnya "Daxu" sebagai merek baru air mineral kemasan di tengah masyarakat merupakan bentuk sinergi pemenuhan kebutuhan air minum yang semakin meningkat sehingga masyarakat secara fleksibel bebas memilih brand air kemasan yang tersedia saat ini. "Namun kami yakin dengan harga, kualitas, dan pelayanan yang kompetitif didukung dengan jumlah pelanggan PDAM Sleman mencapai unit terdiri dari instansi, rumah tangga, kran umum, dan sosial yang tersebar di 16 Kecamatan se Kabupaten Sleman, produk air kemasan tersebut dapat diterima masyarakat," katanya. Dwi mengatakan produk AMDK "Daxu" hadir sebagai mitra bagi merek yang sudah ada di pasaran sebagai upaya pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat. Bupati Sleman Sri Purnomo yang hadir secara langsung dan meluncurkan produk baru PDAM tersebut menyampaikan bahwa pemilihan nama "Daxu" sebagai merek air kemasan bukan tanpa alasan. "Merek `Daxu` tersebut merupakan kepanjangan `Dari Air Kaliurang` dan sumber air yang digunakan memang diambil dari wilayah Kaliurang. Harapannya dengan nama tersebut bisa mendukung branding Kabupaten Sleman karena Kaliurang berada di wilayah Sleman. Ke depan kami juga akan mendukung langkah PDAM dalam pemasaran air kemasan ini di lingkup Pemkab Sleman," katanya. Dalam acara "soft launching" tersebut juga diadakan acara jalan santai dan pemberian bantuan bibit pohon kepada Badan Lingkungan Hidup Kabupaten
Sleman ANTARA - Wakil Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Danang Maharsa meminta Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Tirta Sembada segera menyusun Rencana Pengamanan Air Minum RPAM agar pemanfaatan air bersih dapat berkelanjutan. "Penyusunan RPAM yang baik dan sistematis merupakan langkah strategis untuk menjaga pelayanan akses air bersih dan pembangunan yang berkelanjutan," kata Danang Maharsa saat menutup Diklat RPAM yang diselenggarakan PDAM Tirta Sembada Sleman, di Sleman, Kamis. Untuk mendukung dan memastikan penyusunan RPAM dapat berjalan dengan baik, maka kesiapan SDM merupakan satu komponen yang sangat penting. "Diharapkan para peserta diklat yang telah mengikuti rangkaian kegiatan diklat dapat memperoleh pemahaman serta gambaran yang jelas terkait tugas pokok dalam pemberian pelayanan yang baik serta berkelanjutan," katanya. Ia juga berharap kegiatan diklat tersebut dapat semakin menjadikan kualitas pelayanan PDAM Sleman semakin baik. "Kami mengapresiasinya atas terselenggaranya kegiatan diklat sebagai upaya meningkatkan pelayanan air minum yang berkualitas untuk seluruh masyarakat Sleman. Direktur Utama PDAM Tirta Sembada Sleman Dwi Nurwata mengatakan bahwa kegiatan Diklat RPAM ini merupakan tindak lanjut dan implementasi dari Peraturan Presiden yang mewajibkan PDAM di seluruh Indonesia untuk menyusun RPAM yang ada di masing-masing wilayahnya. "RPAM ini nantinya akan dituangkan ke dalam Peraturan Bupati supaya nanti dalam pelayanan kepada masyarakat bisa bekerja dengan baik seperti apa yang diharapkan Pemerintah," katanya. Penutupan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Diklat Rencana Pengamanan Air Minum RPAM Kabupaten Sleman yang ditandai dengan penyerahan sertifikat oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa kepada peserta diklat.
pdam sleman kabupaten sleman daerah istimewa yogyakarta